Keajaiban Super Lutein S Lutena

Super Lutein – S Lutena Naturally Plus untuk Terapi Pengobatan

Retina Mata Putus, Sembuh Tanpa Dioperasi: “Tante saya retina matanya putus, jika tidak operasi maka akan buta …”

retina mata putus, sembuh tanpa dioperasi:

retina mata putus, sembuh tanpa dioperasiAssalamu’alaikum wr wb…… Perkenalkan nama saya Gamar, usia 32 tahun kebetulan kalau pengalaman pribadi sih sudah sering ya, nah ini yang akan saya sharing adalah pengalaman tante saya sendiri.

Jadi beliau itu retina matanya sudah putus dan tidak ada jalan lain kata dokter harus dioperasi. Dia sudah konsultasi ke beberapa dokter mata dan terakhir dia konsultasi di Rumah Sakit Mata Pusat AINI dan kata dokter itu, ibu akan lebih parah kalau tidak dioperasi. Ibu seminggu atau 2 minggu lagi akan mengalami buta.

Jadi tidak ada jalan lain lagi kecuali harus dioperasi. Dan untuk operasi tante saya harus menyiapkan dana Rp. 35 juta.

Tetapi dokter tidak menjamin bahwasanya setelah operasi akan sembuh total. Karena nanti akan ada operasi kedua dan bahkan seumur hidupnya dia akan operasi terus.

Dan alhamdulillah begitu kami perkenalkan dengan Super Lutein (SLutena) dan kami ajak ke pertemuan presentasi seperti ini, beliau langsung yakin hari itu juga beliau gabung.

Alhamdulillah perkembangannya luar biasa. Tadinya saya memperkirakan itu ada perubahan sekitar 3 bulan setelah konsumsi. Ternyata 3 hari minum beliau telpon saya jika sudah mulai melihat.

Padahal tadinya jika melihat ke atas itu terang kalau ke bawah gelap. Jadi pandangannya itu separoh ke bawah gelap sedangkan ke atas terang.

Nah setelah 3 hari dia konsumsi S Lutena (Super Lutein) dengan cara minum 4 kapsul pada pagi hari dan 4 kapsul pada malam hari, maka pada hari ketiganya beliau laporan ke saya yang tadinya gelap sudah mulai berair dan mulai terang.

Itu efek pertama yang dia rasakan dan sudah mulai berbayang penglihatannya, selanjutnya dia minum 4 sampai 5 botol, sekarang sudah tidak pesan lagi karena sudah sembuh.

Bayangkan, tadinya dia harus operasi dalam waktu seminggu lagi, kalau dia tidak operasi itu dia akan buta. Tetapi sekarang alhamdulillah dia sudah sembuh. Padahal hanya dengan 4 atau 5 botol.

Bayangkan jika dia harus operasi mata dengan biaya Rp. 35 juta sekali operasi, itupun tidak ada jaminan sembuh. Sementara hanya dengan 4 atau 5 botol beliau sudah pulih seperti sedia kala.”

 

 Luka Diabetes: “Setelah minum selama 3 hari, luka sudah kering. Seminggu kemudian sudah ngelothok semuanya”

minum super lutein 3 hari, luka sudah keringAcara SFL XLER8 System tanggal 13 September 2011 di Kantor Naturally Plus Indonesia, Wisma BNI 46 Sudirman Jakarta dilengkapi motivasi & testimoni dari Pak Munawir. Beliau menjadi sangat istimewa karena usianya yang sudah lanjut (70 tahun) memberikan semangat kepada audiens yang rata-rata masih usia muda. Begini testimoni beliau:

“Assalaamu ‘alaikum wr.wb. Nama saya Munawir usia 70 tahun. Awalnya saya masuk ke Naturally Plus ini karena kena penyakit gula darah dan kedua kaki saya luka ketabrak mobil, dan kaki saya bonyok kanan kirinya (sambil pak Munawir memperlihatkan bekas luka di kedua kakinya). Setiap sore, selama lima hari kedua kaki saya membengkak dan kemerah-merahan akibat luka diabetes.

Kebetulan anak mantu saya sudah ada di sini (Naturally Plus), saya disuruh konsumsi Super Lutein (S Lutena). Ternyata setelah minum selama 3 hari, pagi siang dan sore masing-masing 3 kapsul, luka sudah kering. Seminggu kemudian sudah ngelothok semuanya.

Menariknya lagi, saya memiliki gula darah sudah 6 tahun. Konsumsi obat dokter tidak kunjung sembuh. Dua hari sebelum konsumsi Super Lutein (S Lutena) saya cek gula darah saya mencapai 298. Tetapi setelah 10 hari konsumsi Super Lutein (S Lutena), saya cek lagi gula darah tinggal 240.

Selain itu saya juga punya teman, dia menderita penyakit saraf mata, sudah berulang kali berobat ke Rumah Sakit “SW”, tetapi tidak kunjung sembuh. Saya anjurkan supaya konsumsi Super Lutein (S Lutena) untuk lima hari. Sehari minum 6 kapsul. Pagi 3 kapsul, sore 3 kapsul. Ternyata 5 hari belum sembuh.

Akhirnya dia beli 1 botol. Setelah konsumsi 1 minggu, masing-masing 2×3 kapsul setiap hari, dia sudah merasakan enak, dan matanya tidak terasa sakit lagi. Sampai sekarang dia masih meneruskan konsumsi.”

 

S Lutena untuk Terapi Diabetes: “Tubuh ibu saya dari pinggang ke atas panas, dari pinggang ke bawah dingin”

“Bapak ibu (orang tua) saya itu sudah pernah kena stroke, diabetes, jantung, semuanya deh pokoknya. Nah kebetulan baru setahun yang lalu S Lutena untuk Terapi Diabetesorang tua dari papa saya meninggal jadi mama itu kayak nggak punya semangat hidup.

Sering merasakan kakinya itu ba-al, katanya dari pinggang ke bawah dingin dari pinggang ke atas dia merasakan panas. Jadi dia bingung mau bagaimana, padahal kita sudah kasih obat dokter.

Berobat ke dokter biayanya habis Rp. 2 juta tiap bulan itu pak, itu sudah berlangsung beberapa bulan, akhirnya kita capek karena obat habis penyakit datang lagi.

Nah kemudian ada saudara datang sama saya, saudara ini subhanallah kita kenal dia tidak pernah ada marketing-marketingan. Maksudnya dia ibu rumah tangga tapi kok dia datang dengan membawa S Lutena ini.

Ya, kita antara percaya dan tidak percaya sama dia. Obat kayak begini kok bisa menyembuhkan. Tapi si mama bilang, ya sudah kita coba saja. Akhirnya beli pertama 20 kapsul. Diminumnya pertama itu dua kapsul pagi dua kapsul malam selama 4 hari.

Tapi itu tidak langsung reaksi. Pas hari keempat dia sudah tidak mengkonsumsi obat dokter lagi. Kok sekarang dia sudah tidak merasakan kakinya dingin. Padahal setiap mama saya bilang dingin kakinya, saya sudah pikirannya macam-macam: Ya Allah apa mama saya sudah ditarik nyawanya setengah begitu ya karena sudah dingin sebelah. Saya sudah ketakutan saja. Ya Allah jangan sampai deh mama duluan, kita sudah bingung mau bagaimana lagi cara mengobati mama.

Setelah habis, kami pesan lagi 30 kapsul. Mama saya minum tiga-tiga (tiga kapsul pagi, tiga kapsul malam). Tadinya khawatir kalau over dosis, nanti ada efek samping ke ginjal atau lambung. Karena mama saya kena maag kronis. Tapi ternyata tidak ada masalah.

Alhamdulillah dingin yang sebelah badan itu sekarang sudah tidak terjadi lagi. Kata dokter kalau dingin itu akibat gulanya naik. Jadi gula naik dia kedinginan di bawah. Pokoknya pinggang ke bawah dingin, pinggang ke atas panas. Di bagian bawah kedinginan kaya es batu diselimutin, di atasnya dikipas-kipas karena kepanasan. Aku sampai kehilangan akal. Bingung, penyakit apa ini. Tapi alhamdulillah sekarang sudah sembuh.”

 

“Kabar baik, istri Pak Abet setelah 17 tahun belum punya anak, berkat Lutena sekarang hamil ….”

Tips agar hamil:

setelah 17 tahun belum punya anak, berkat Lutena sekarang hamil Menjelang mudik lebaran tepatnya 24 Agustus 2011 yang lalu, saya dapat sms dari kawan di BSD Serpong, Pak Don Bosco Gunung Aditomo. Berikut potongan (penggalan) sms beliau apa adanya:

“….. Kabar baik istri pak abet setelah 17th blm punya anak berkat lutena skr sdg hamil..oya pak, apa Ada stok lutena..Ada yg dadak minta krn bsk mau mudik..suwun.”

Benar apa yang diinfokan Pak Gunung Aditomo. Ini sesuai dengan sms Pak Abet sendiri kepada saya: “….. betul pak istri saya hamil jalan 3 bulan, mudah2an kandunganya sehat sampai lahir, ini berkat karunia Tuhan & hasil kita konsumsi super lutein, terimakasih ya pak, kita menunggu sdh 17 tahun menikah. Abet.”

Sebenarnya sms Pak Tomo (Gunung Aditomo) sudah 3 minggu tersimpan, bahkan saya sudah lupa. Tiba-tiba saya jadi ingat sms tersebut ketika dalam perjalanan ke acara SLF (Share for Life) XLER8 di Bekasi beberapa hari kemarin, kawan saya di Pamulang; Pak H. Sugiyanto, menceritakan kasus yang hampir sama.

Dia bilang: “Ini akan jadi kesaksian yang besar….. Mitra saya istrinya sudah beberapa hari telat menstruasi. Padahal, sebelumnya tidak pernah telat menstruasi. Karena sudah menikah 6 tahun yang lalu, tetapi belum ada tanda-tanda kehamilan”.

Kemudian Pak H. Sugiyanto cerita bahwa suami istri tersebut sejak 4 bulan yang lalu rajin konsumsi Super Lutein (S Lutena) sebagai bagian dari ikhtiar ingin memiliki momongan (anak).

“Ternyata setelah konsumsi, mereka berdua merasakan hal yang berbeda ketika menjalankan“tugas suami istri” , lebih dahsyat, lain dari biasanya.” demikian Pak H. Sugiyanto menambahkan.

Ya, saya kenal dengan orang yang diceritakan Pak H. Sugiyanto. Saya terkejut sekaligus ikut bahagia. Karena saya tahu mereka sudah menanti momongan dari 6 tahun yang lalu.

Terapi Penyempitan Pembuluh Darah, Kanker Anus, Kanker Otak & Benjolan di Tulang Belakang: Pengalaman dr. Iwan

Pengalaman Dokter Iwan Menangani Pasien Dengan S Lutena:

Terapi Penyempitan Pembuluh Darah, Kanker Anus, Kanker Otak Salah satunya testimoni dari seorang dokter yang biasa buka praktek di daerah Pamulang Tangerang. Beliau adalah dr. Iwan. Berikut pengalaman beliau dalam menangani pasien menggunakan produk S Lutena (Super Lutein):

1. Pasien Sakit Jantung (Penyempitan Pembuluh Darah):

Saya punya pasien, seorang jendral bintang 1. Beliau mengalami keluhan penyempitan pembuluh darah. Saya tawarkan untuk konsumsi S Lutena.

Dia tanya, “Pak dokter, apa produk ini bisa untuk penyakit jantung?” Saya jawab: “Bisa pak.”
Saat itu pembuluh darahnya di jantung tinggal kira-kira 17% satunya tinggal 20%.

Dia bilang, “Pak dokter, saya tinggal punya waktu 5 hari lagi. Karena 5 hari lagi saya harus ke Rumah Sakit Harapan Kita. Kalau tetap seperti itu, maka saya harus dibuka. Satunya ada yang buntu blok, jadi bukan dipasang ring, tapi dibuka.

“Pak dokter berani berapa hari?” Tanya pasien itu.

“Tiga hari.” Jawab saya. “Tapi hari pertama ada reaksi obat. Jadi jangan panik, biasanya sakit-sakit, pusing, atau mual-mual.”

Lalu pasien saya beli 1 botol, konsumsi 3×2 kapsul sehari. Hari pertama sakit semua badannya, hari kedua sudah tidak sakit lagi. Hari kelima dia periksa di RS. Harapan Kita. Setelah diperiksa ternyata ada peningkatan. Yang tadinya 17% menjadi 20%, dan yang tadinya 20% juga meningkat.

Di rumah sakit Harapan Kita pasien saya ini berkenalan dengan penderita yang sama. Dia bercerita sekarang kondisinya membaik setelah konsumsi S Lutena. Bahkan hasil pemeriksaan terakhir mengalami peningkatan. Lalu dia tunjukkan botolnya. Akhirnya dia ikut beli juga.

2. Penderita Kanker Anus (Rektum):

Ada sesorang kena kanker anus. Sudah keluar benjolan di anus. Dia duduknya tidak bisa tegak. Hanya bisa miring. Setelah diperiksa MRI ternyata dia menderita kanker rektum, yaitu golongan usus yang dekat anus.

Dia hampir dikemoterapi. Totalnya 4 paket. Satu paket biayanya Rp. 20 juta. Jadi totalnya Rp. 80 juta. Lalu tanya ke saya, “Pak dokter, produk ini (S Lutena) bisa nggak mengobati sakit saya. Saya bilang bisa. Lalu minum dengan dosis 3×3.

Hari ketiga sakitnya hilang. Padahal biasanya sehari minum ponstan 3×2. Tetapi itu tidak menyelesaikan masalah. Dia sudah 3 bulan non aktif dari kantornya.

Sekarang dia sudah konsumsi botol ketiga, dan keterangannya: “Pak Dokter, benjolannya sudah masuk”. Saya bilang, “itu bukan masuk, tetapi mengecil.”

3. Penderita Kanker Otak:

Ada seorang pasien, dia sudah 3 tahun terkapar (terbaring), tidak bisa bergerak kecuali kepala saja. Saya cek, saya lihat hasil scannya, ternyata ada kanker/tumor di otaknya. Lalu saya kasih minum 3×3 kapsul sehari. Apa yang terjadi? Yang tadinya tangan tidak bisa bergerak, sekarang sudah bisa, demikian pula dengan kakinya. Dan yang paling penting adalah kankernya mulai mengecil.

4. Penderita Benjolan di Tulang Belakang:

Suatu hari ada seorang pejabat cari-cari saya. Ternyata anaknya yang seorang dokter perempuan tengah sakit tidak sembuh-sembuh. Sudah dibawa ke rumah sakit Siloam, ternyata tidak ada keluhan. Sampai-sampai dibawa ke dukun. Katanya keluarnya paku. Saya bilang, wah, ini kalau keluarnya becak pun nggak bakal sembuh…..

Setelah saya periksa, ternyata di tulang belakang ada benjolan. Saya bilang, ini bisa pak diobati dengan S Lutena. Lalu konsumsi dengan dosis 3×2. Besoknya saya lewat, ibunya bilang, “Pak dokter, bapak luar biasa. Sekarang anak saya sudah bisa jalan…..”

Obat Alergi Bentol-Bentol & Obat Sinusitis: “Alhamdulillah sakit sinusitis selama 23 tahun tidak kambuh lagi….“

Obat Alergi Bentol-Bentol dan Obat Sinusitis:

Obat Alergi Bentol-Bentol dan Obat SinusitisKesaksian Suami Istri (Bapak Revanol & Ibu Yanti):

“Perkenalkan nama saya Revanol Madya, saya bekerja di perusahaan otomotif yang menangani mobil KIA Indonesia.

Pengalaman setelah konsumsi obat S Lutena (Super Lutein) ini badan saya yang tadinya sering lemas, ya maklum kita bekerja dari pagi sampai malam, setelah mengkonsumsi Super Lutein ini memang kondisinya jauh berubah.

Saya minum malam 2 butir besok paginya saya merasakan badan terasa enak dan stamina saya juga terasa enak.

Selama ini saya juga punya penyakit alergi yang kalau kena udara dingin itu saya nggak kuat seperti orang gatal-gatal kalau orang jawa itu biduran namanya. Nah malamnya say minum 2 butir terus besok paginya langsung kempes alerginya (bidurannya).”

:: Kesaksian Ibu Yanti: “Assalamu’alaikum wr.wb. Nama saya Fifmiliyanti, saya ini penderita sinusitis akut selama 23 tahun. Dulu waktu saya masih kerja di Rumah Sakit Islam Jakarta, dokter menyarankan untuk operasi sinusitis tapi saya tahu sinusitis ini kalau dioperasi akan kambuh lagi. Jadi saya tidak mau operasi.

Setelah saya mengkonsumsi S Lutena, meski belum begitu lama mengkonsumsi alhamdulillah dalam jangka waktu 2 bulan ini saya belum pernah mengalami terserang sinusitis lagi.

Biasanya kalau saya flu sedikit, hidung saya langsung mampet. Setelah itu langsung pusing banget tapi alhamdulillah sudah 2 bulan ini saya merasa fit banget.

Super Lutein – S Lutena Naturally Plus untuk Terapi Pengobatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *